Senin, 29 Juli 2013

Khasiat Aromaterapi


Aromaterapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Banyak rumah yang menggunakan aromaterapi sebagai pengharum ruangan. Tak sedikit pula yang memakainya untuk pelengkap beryoga.

Katanya, untuk menciptakan mood dan suasana beryoga yang pas. Tapi, persis seperti minum obat, aromaterapi ada aturan mainnya. Tidak boleh sembarangan. Salah-salah, bukannya jadi sehat, sesak napas malah bisa kumat. 

Dari sekian banyak jenis aromaterapi, yang menjadi dasar pembuatannya adalah minyak esensial. Minyak ini didapat dari tanaman yang mengandung khasiat menyembuhkan, melalui proses distilasi (proses pemanasan benda cair atau padat menjadi uap air). 

Kualitasnya terbagi dalam skala grade. Grade I (hasil distilasi pertama) adalah yang paling baik (murni dan paling kuat khasiatnya). Makin ke bawah, kualitasnya makin turun. Grade I dan II umumnya digunakan untuk memijat tubuh, sedangkan grade III dan seterusnya ditujukan untuk industri aromaterapi dalam bentuk dupa dan lilin. Itu pun dipakai sebagai campuran, dan hanya digunakan beberapa tetes saja. 

Wewangian sangat erat kaitannya dengan memori, dan sangat personal. Saat mencium aroma tertentu, reaksi tiap orang bisa berbeda-beda. Misalnya, aroma lavender bisa membuat seseorang mengantuk.
Tapi, untuk orang yang punya penyakit darah rendah, malah akan jadi pusing. Atau, ketika mencium aroma jasmine, banyak orang merasa tenang, sementara ada yang malah teringat almarhum ibunya. 

Akhirnya, bukannya tenang, malah gelisah, konsentrasinya buyar. Khasiat aromaterapi ini bisa didapat lewat proses pemijatan, bisa juga melalui inhalasi (dihirup).

Kamis, 18 Juli 2013

Kehamilan Prima dengan Aroma Terapi


Aromaterapi (aroma therapy) bisa membantuibuhamil mengoptimalkan kondisi agarkehamilan sehat dan persalinan lancar.

Prinsip revitalisasi. Aromaterapi adalah metode pengobatan untuk merevitalisasi (menggiatkan kembali) dan meregulasi (mengatur) kinerja organ-organ tubuh dengan menggunakan minyak esensial (sari pati) dari tumbuh-tumbuhan beraroma. Manfaatnya, antara lain melancarkan sirkulasi darah, meringankan beberapa keluhan yang kerap timbul selama hamil dan membantu melancarkan proses persalinan

Sebelum melalukan aromaterapi, sebaiknya Anda perhatikan beberapa hal pemakaian minyak esensial:
  • Pilih yang sudah diencerkan
  • Pemakaian yang berlebihan bisa menyebabkan mual, muntah dan pusing. Selain itu, dosis yang tidak tepat dapat mengganggu kerja ginjal dan hati
  • Agar hasil maksimal, konsultasikan dulu ke ahlinya, sebab reaksi tiap orang terhadap pemakaian aromaterapi tidak selalu sama

Pilihan Aroma untuk Calon Ibu

Masa kehamilan
  1. Minyak cendana, lemon, jahe, ketumbar
    Manfaat: Mengatasi morning sickness
    pemakaian: teteskan ke tisu, lalu hirup
  2. Minyak lemon, kemenyan
    Manfaat: mencegah varises
    Pemakaian: oleskan di kaki dan betis, bagian yang kerap muncul varises
  3. Minyak jeruk orange, wortel, kemenyan
    Manfaat : mengurangi risiko stretchmark
    Pemakaian : oleskan di kulit perut
  4. Minyak jahe, kayu putih, lada hitam
    Manfaat : mengatasi nyeri, mengurangi ketegangan dan kejang otot, melancarkan sirkulasi darah
    Pemakaian : oleskan minyak yang sudah diencerkan ke betis, sambil dipijat lembut
     
Persalinan
  1. Minyak lavender, geranium
    Manfaat: mengatasi kram di kaki, melancarkan sirkulasi dan pernafasan, dapat menginduksi persalinan
    Pemakaian:- oleskan di pergelangan dan telapak kaki dengan sedikit di pijat
                       - teteskan ke tisu lalu hirup
  2. Minyak jojoba:
    Manfaat: melembutkan daerah seputar vagina agar lebih lentur sehingga tidak perlu digunting saat persalinan
    Pemakaian:- oleskan di pergelangan dan telapak kaki dengan sedikit di pijat 

Rabu, 17 Juli 2013

Aromaterapi tak Sekadar Wewangian

ALUNAN musik mengalir lembut di ruang spa Hotel Holiday Inn Bandung.
Dua perempuan tengkurap dipijat dua petugas spa pada dipan yang
berdampingan. Sementara sekujur tubuh diolesi minyak beraroma wangi,
wajah mereka menghadap ke bawah dipan yang berlubang seukuran wajah.
Sambil punggung dipijat, indra penciuman mereka kebagian juga
menghirup aroma enak yang menguap dari sebuah wadah berisi air panas
yang sudah ditetesi minyak asiri, minyak yang disuling dari bunga
melati alias jasmine. Serasa belum cukup wangi, ramuan ditambahi
lagi beberapa kelopak bunga mawar merah yang memancarkan wangi sedap
menerpa wajah kedua perempuan tersebut.
Itulah gaya relaksasi perempuan masa kini. Pijat tak cukup di rumah.
Pijat juga tak identik lagi dengan badan bau olesan minyak kelapa
atau balsam berbau tajam. Pijat tak menjadikan perempuan minder
karena bau sesudahnya. Beres pijat, kita bisa keluar rumah dengan
aroma wangi dari seluruh tubuh, mulai dari ujung kaki hingga rambut.
Lilis, salah seorang petugas spa di Holiday Inn Bandung mengakui,
pemijatan dengan menggunakaan aromaterapi merupakan jenis relaksasi
yang paling banyak dicari. Rasa enak dan wangi itu juga yang membuat
Elis Masliana (32) sudah beberapa tahun belakangan tak pernah
melepaskan aromaterapi sebagai bagian dari gaya hidupnya. Untuk
mendapatkan “rasa enak”, meminjam istilah Elis, semula ibu dari 3
anak ini rajin pergi ke sebuah tempat spa di Bandung. Ya, relaksasi
dengan menggunakan harum-haruman tidak lepas dari tempat spa.
Umumnya tempat spa memang menggunakan aromaterapi sebagai salah satu
alternatif perawatan kecantikan dan kesehatan bagi pelanggan.
Sampai suatu ketika Elis berjalan-jalan di sebuah mal dan mendapati
bahwa produk aromaterapi tidak semahal yang biasa ia peroleh dalam
bentuk layanan jasa di tempat spa. Ia membeli beberapa produk dan
mencobanya sendiri di rumah.
“Ternyata lebih enak melakukannya di rumah. Lagi pula bisa lebih
murah jadinya,” tutur Elis.
Akhir-akhir ini, perawatan kecantikan dan penjagaan kesehatan
melalui aromaterapi memang sudah semakin diketahui masyarakat luas.
Sesuai namanya, aromaterapi bukan sekadar pemijatan untuk
mengendurkan otot-otot tubuh. Juga tidak sekadar menawarkan aroma
untuk memanjakan indra penciuman kita, melainkan memang bertujuan
memberikan terapi bagi kesehatan dan kecantikan.
Manajer klub spa Holiday Inn, Dadang Ramdani mengemukakan,
aromaterapi yang diperoleh dari hasil penyulingan dari bunga-
bungaan, biji-bijian, dan kayu-kayuan semakin dipercaya pelanggan
mampu merawat kecantikan, juga untuk menjaga tubuh tetap
sehat. “Tetapi jangan salah, aromaterapi bukan untuk menyembuhkan,
melainkan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat,” kata Dadang.
Hal sama dikemukakan Laguna Spa Manager Sheraton Bandung Hotel
& Towers, Joy Roy Oscar Rumatar. “Aromaterapi di tempat spa kami
memberikan efek kesegaran dan relaksasi. Aromaterapi memang bekerja
untuk menstimulai hormon. Perasaan relaks sudah tercipta saat
konsumen memasuki ruangan spa karena kami juga menggunakan
aromaterapi yang dibakar,” kata Joy.
Aromaterapi sebagai obat pun digunakan oleh Ny. Nin (40) untuk
anaknya yang menderita asma. “Hasilnya bagus, anak saya tak lagi
sering kambuh setelah saya sering membakar aromaterapi di rumah,
terutama aromaterapi eucalyptus,” katanya.
**
AROMATERAPI sebenarnya sudah dikenal bangsa dengan peradaban yang
sangat maju pada zaman dahulu, yaitu oleh bangsa Mesir, Yunani, dan
Romawi kuno. Pada peradaban ketiga bangsa ini, telah dikenal minyak
aroma, kini disebut minyak asiri. Mereka mengambil sendiri sari dari
tumbuhan-tumbuhan ini untuk mengobati berbagai penyakit, mulai dari
rasa nyeri, sakit kepala, gangguan pencernaan, hingga untuk pijat,
dan mandi.
Di dunia Barat, pengobatan dengan aromaterapi sudah mendapat tempat
di kalangan ilmuwan sejak tahun 1930-an. Berdasarkan penelitian,
berbagai minyak aroma dari bunga-bungaan dan kayu-kayuan memang
memiliki sifat terapeutis dan psikoterapeutis.
Di Indonesia sendiri, menurut Dani (panggilan Dadang Ramadani),
aromaterapi baru mulai dikenal tahun 90-an. Bali lah yang menjadi
kota pertama tempat aromaterapi diperkenalkan. Saat itu, Dani
sendiri masih bekerja di Bali.
Itulah pula sebabnya, produk aromaterapi yang berasal dari Pulau
Dewata masih menjadi primadona bagi sebagian besar pencinta
aromaterapi. Nila Dewi Hanafi, agen produk aromaterapi “Bali Tangi”
di Bandung membenarkan, semakin banyak perempuan yang menyukai
perawatan kecantikan dan kesehatan dengan menggunakan aromaterapi.
Dari pengalaman pribadinya, Nila bercerita bahwa aromaterapi memang
terasa sekali manfaat bagi kesehatan dan kecantikannya. ” Untuk
wanita sibuk dan tak sempat melakukan aromaterapi melalui pemijatan,
bisa dilakukan hanya dengan cara menghirup udara beraroma terapi,”
kata Nila. Cara tersebut bisa dilakukan dengan membakar aromaterapi
yang berbentuk dupa. Penjelasan kerja aromaterapi dijelaskan oleh
Dr. Alan Huch, neuorolog yang juga Direktur Pusat Penelitian Bau dan
Rasa di Chicago, Amerika. Menurut Huch, bau-bauan memang memunyai
pengaruh langsung terhadap otak. Aroma yang dihirup hidung akan
melalui silia atau bulu-bulu halus dalam hidung. Bau-bauan diubah
silia menjadi impuls listrik yang dipancarkan ke otak. Impulse ini
lalu mencapai sistem limbis, yaitu bagian dari otak yang berkaitan
dengan mood (suasana hati), emosi, dan ingatan.
**
SETIAP jenis aroma menghasilkan efek berbeda. Jasmine atau melati
misalnya, menyejukkan, memberikan keseimbangan pikiran, meningkatkan
gairah seksual, kepekaan, kehangatan, keterbukaan, relaksasi, dan
menghaluskan kulit.
Sedangkan lavender berguna untuk menenangkan, rasa nyaman,
keterbukaan, keyakinan, cinta kasih, mengurangi sakit kepala, stres,
frustrasi, mengobati kepanikan, meredam histeria, serta mengobati
insomnia.
Dua aromaterapi di atas merupakan produk yang paling disukai
perempuan, terbukti dengan penjualan laris jenis aroma tersebut.
Selain itu, aromaterapi yang mengandung green tea (teh hijau),
termasuk produk favorit pula. Sebenarnya ada puluhan jenis
aromaterapi lainnya seperti bergamot, champaka, clove (cengkeh),
cajeput (kayu putih), eucalyptus, masing-masing dengan aroma yang
khas dan kegunaan berbeda.
Namun Nila mengingatkan, kendati tergila-gila pada aromaterapi, ada
saatnya perempuan harus menghentikan hobinya tersebut, yaitu saat
hamil. “Dikhawatirkan akan berpengaruh pada janin yang dikandung,”
kata Nila.
Aromaterapi juga bahkan sudah merambah pada perawatan yang lebih
intim kaum perempuan, yaitu perawatan vagina. Perawatan ini
dilakukan dengan cara penguapan melalui tungku pembakar.

Selasa, 16 Juli 2013

Aromaterapi untuk Bayi

Manfaat aromaterapi

Aroma adalah pintu gerbang ke jiwa kita. Penelitian di Amerika Serikat dan Eropa secara ilmiah menunjukkan bahwa bau/aroma memiliki pengaruh pada jiwa melebihi yang kita duga sebelumnya.  Ahli-ahli psikoterapi juga mulai menggunakan aroma untuk membangkitkan suasana hati, meningkatkan kinerja dan daya konsentrasi. Orang depresidapat berubah menjadi bersemangat dan memiliki rasa percaya diri.
Minyak esensial alami (minyak atsiri) yang digunakan dalam aromaterapi diproses dari bunga, biji, kulit buah, kulit pohon, akar dan daun melalui penyulingan, ekstraksi atau pemerasan. Minyak tersebut biasanya mengandung asam organik di samping senyawa terpen, seskuiterpen, ester, alkohol, fenol, aldehida dan keton.
Minyak ensensial yang dipasarkan biasanya tidak murni, tapi dengan campuran (carrier) minyak nabati dan ditambahkan sejumlah zat seperti yodium dan vitamin E agar memiliki efek balancing. Minyak nabati yang digunakan sebagai campuran adalah minyak almond, jarak, kedelai, biji anggur dan bunga matahari.

Aromaterapi untuk bayi

Dalam perawatan bayi, aromaterapi digunakan untuk menenangkan bayi dan anak-anak agar tidak gelisah/rewel dan dapat tidur dengan nyenyak.
Minyak esensial yang berbeda memiliki sifat yang berbeda dan digunakan untuk alasan yang berbeda. Berikut adalah beberapa minyak esensial lembut yang sering digunakan untuk bayi:  geranium (graveolens pelargonium), lavender (lavandula angustifolia), mawar (rosa damascena), roman chamomile (Nobile chamaemelum), lemon, grapefruitjeruk mandarin (aurantium sinensis).
Ada beberapa minyak atsiri yang tidak boleh dianjurkan untuk bayi, antara lain minyak atsiri tinggi menthone seperti peppermint (mentha piperita x) dan cornmint (mentha arvensis), hisop (hisop officinalis), basil(Ocimum basilicum),  dan juniper (juniperus communis).
Mintalah nasihat ahli aromaterapi untuk mendapatkan minyak yang sesuai dan aman bagi bayi Anda. Berhati-hatilah, karena aroma yang terlalu kuat justru dapat membuat bayi Anda sakit kepala dan mual. Bayi Anda juga dapat memiliki reaksi alergi terhadap minyak aromaterapi. Selalu lakukan pengujian terbatas terlebih dahulu sebelum Anda menerapkannya pada bayi Anda. Pada prinsipnya, jangan melakukan aromaterapi tanpa bimbingan ahli yang lebih kompeten. Usia bayi, pemakaian, jenis dan komposisi minyak aromaterapi sangat menentukan takaran yang tepat.
Beberapa contoh aromaterapi untuk bayi:
  • Gunakan lotion lavender ketika Anda memijat bayi Anda. Secara umum, minyak esensial yang diberikan melalui campuran lotion putih lebih baik daripada minyak nabati, yang tidak mudah diserap oleh kulit bayi dan mungkin terlalu licin.
  • Gunakan setetes kecil minyak lavender di pakaian bayi Anda, agar produk itu tidak kontak langsung dengan kulit halus bayi Anda.
  • Ganti sabun bayi Anda dengan sabun bercampuran lavender yang tersedia di pasar.
  • Gunakan pengharum ruangan dengan menaruh minyak lavender atau chamomile dalam alat penyebar aroma dan biarkan selama 15 menit agar menyebar di ruangan bayi.

Minggu, 14 Juli 2013

Rileks Saat Hamil Berbekal Aromaterapi

Perubahan emosi dan kondisi tubuh kadang membuatibuhamil stres. Atasi dengan aromaterapi. Selain menyegarkan, aromaterapi akan membuat Anda merasa santai dan tenang.

Kesibukan dan perubahan emosi yang sering dialamiibuhamil memang terkadang membuat para ibu menjadi stres dan mudah lelah. Gunakan saja aromaterapi dan hirup aromanya. Aromaterapi juga bisa Anda gunakan untuk mandi, rendam dan pijat. Namun, hati-hati, saat hamil penciuman Anda jadi lebih tajam. Bau yang tidak enak membuat mual. JikaBunda menemukan aroma yang pas, Anda bisa dapatkan manfaatnya.
  • Gunakan Bergamot untuk mengangkat mood Anda. Baik digunakan jika saat hamil mengalami infeksi saluran kencing. 
  • Gunakan Chamomile saat Anda mengalami nyeri otot, pusing, sakit gigi, dan pencernaan tidak lancar. Sebaiknya digunakan setelah trimester pertama. Lebih aman digunakan dalam bentuk minuman teh daripada minyak esensial.
  • Cypress. Gunakan saat pergelangan kaki bengkak. Ingat, aroma ini hanya aman untukkehamilan di atas 5 bulan.
  • Eucalyptus baik untuk wanita hamil yang sulit bernafas (nafasnya pendek).
  • Geranium, bersifat antiseptic, antidepresan, tajam, dapat mengangkat mood, dan menyegarkan. Berguna untuk mengurangi nyeri di kaki dan baik untuk sirkulasi,. Namun hanya boleh digunakan setelah trimester pertama.
  • Grapefruit, dapat menstimulasi sistim limfatik. Baik untuk memperlancar pencernaan dan mengurangi retensi cairan.
  • Lavender dapat membantu melegakan nyeri akibat kehamilan, membantu memperbarui sel, dan mengurangi retensi cairan.
  • Aroma Lemon dapat menjadi penolong saat mengalami morning sickness. Sedangkan untuk mengurangi varises, digunakan dengan dipijat.
  • Mandarin,  berguna untuk mengurang retensi cairan dengan pemijatan di kaki dan pergelangan
  • Neroli bisa digunakan untuk regenerasi sel kulit dan mengurangi ketegangan saraf.
  • Patchouli, mampu melegakan pikiran dari perasaan gamang, sulit mengambil keputusan, dan apatis. Baik untuk anda yang menderita prebaby blues.
  • Petitgrain, lebih kuat dari patchouli. Baik untuk anda yang menderita depresi pra/pasca persalinan.
  • Tangerine, bersifat menenangkan dan dapat menstimulasi sistim limfatik. Dapat mencegah strechmarks. 
  • Tea Tree, dapat digunakan untuk perawatan wanita hamil yang menderita infeksi jamur di mulut dan tenggorokan, atau di kulit (panu)
Dengan aromaterapi, hari-hari Anda selagi hamil akan menjadi lebih ringan! Namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan khususnya jika usia kehamilan Anda masih masuk dalam trimester pertama. Sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter Anda. Selamat mencoba!

Aroma Terapi ringankan Gangguan Tidur dan Pikun

Aroma Terapi tidak hanya membantu merilekskan mereka yang stres tetapi juga membantu menangani gangguan mental dan fisik penderita kepikunan. Terapi yang menggunakan ekstrak bunga, herbal, dan pohon ini, menurut peneliti dari Inggris, bisa meringankan gangguan tidur dan kegelisahan yang umum dialami pasien alzheimer dan bentuk kepikunan lainnya.


Seuah studi yang berlangsung selama 4 minggu untuk melihat efek aromaterapi pada pasien kepikunan usia lanjut menemukan, sekitar 1/3 pasien mengalami pengurangan gejala kegelisahan saat digosok dengan balsem lemon. Sedang saat menggunakan minyak bunga matahari yang tanpa aroma, hanya 1 dari 10 pasien yang mengalami perbaikan.

"Pasien yang dipapar dengan balsem lemon juga mengalami peningkatan kualitas hidup secara signifikan, termasuk pengurangan penarikan diri dari pergaulan sosial dan peningkatan aktivitas-aktivitas yang bersifat membangun," tutur pemimpin studi Clive Ballard, dari University of Newcastle, seperti dikutip situs womenfitness.

Studi yang mempelajari gelombang frekuensi otak juga menemukan hal yang senada. Studi-studi di bidang ini menunjukkan bahwa menghirup aroma lavender meningkatkan gelombang alpha di bagian belakang kepala, yang berfungsi menghadirkan perasaan rileks. Aroma melati meningkatkan gelombang beta di bagian depan kepala, yang dikaitkan dengan peningkatan kewaspadaan.

Cara kerjanya

Setiap jenis minyak esensial mengandung sekitar 100 komponen kimia, yang bekerjasama menghasilkan efek kuat pada tubuh. Setiap jenis minyak bekerja dengan cara berbeda, bergantung pada komponen yang lebih dominan. Sebagai contoh, beberapa jenis minyak bersifat menenangkan, ada yang membuat Anda rileks, ada yang meredakan sakit, dan sebagainya.

Minyak esensial menstimulasi kekuatan indra penciuman. Aroma yang anda cium dinyatakan mempunyai efek yang signifikan terhadap perasaan Anda. Dan para dokter telah menemukan, pasien yang kehilangan sebagian besar indra penciuman mengalami lebih banyak gangguan psikologi seperti kecemasan dan depresi. Wangi-wangian diyakini masuk melalui cilia (rambut halus di lapisan hidung) ke sistem limbic (bagian otak yang mengontrol mood, emosi, dan kemampuan belajar kita).

Minyak ini tidak meninggalkan bahan sisa berbahaya. Minyak masuk ke dalam tubuh baik melalui penyerapan atau melalui tarikan nafas

Tip aromaterapi

Jika tidak ingin membeli minyak esensial satu per satu, Anda bisa membeli produk yang sudah dicampur, atau menggunakan produk tubuh yang telah mengandung minyak esensial.

Beberapa jenis minyak diyakini berisiko saat kehamilan. Karena itu, jika sedang hamil, pastikan berkonsultasi dengan dokter atau terapis terlebih dahulu sebelum menggunakan.

Jangan mencoba-coba menyembuhkan penyakit hanya dengan minyak aromaterapi, pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter.

Jangan mengoleskan minyak yang belum diencerkan ke kulit. Minyak yang belum diencerkan masih terlalu kuat dan bisa memicu peradangan. Lavender adalah satu-satunya pengecualian, yang bisa dioleskan secara langsung ke area kulit untuk mengatasi gigitan dan sengatan serangga. Minyak esensial jenis lain sebaiknya dicampurkan dengan minyak pembawa (carrier oil).

Hindari mengoleskan minyak ke area kulit yang retak, meradang atau kulit yang baru saja tergores.

Saat menggunakan aromaterapi, tutuplah pintu ruangan untuk mencegah terbangnya aroma.

Untuk mendapatkan hasil langsung dari aromaterapi, cobalah menghirup uap. Tambahkan 4 tetes minyak esensial pilihan Anda ke dalam semangkuk air panas, condongkan tubuh Anda ke arah mangkuk dan tutupi kepala dengan handuk. Tarik nafas dalam-dalam selama 5 menit.

Jangan lupa membawa tissue yang telah ditetesi dengan minyak favorit Anda. Dengan begitu, Anda bisa menghirupnya setiap Anda ingin. Selain itu, Anda juga bisa meneteskan minyak chamomile atau lavender ke bantal untuk membantu Anda tidur lebih nyenyak. (OL-08)