Selasa, 31 Juli 2012
Berbagai Jenis Aromaterapi dan Manfaatnya
Ada banyak jenis minyak aromaterapi yang banyak digunakan untuk pengobatan alternatif. Berikut jenis-jenis minyak aromaterapi dan manfaatnya.
Aromaterapi biasanya menggunakan minyak essensial yang telah diekstraksi dari berbagai bagian tanaman. Ketika diekstraksi bagian tanaman tersebut akan menjadi konsentrat, baru setelah itu digunakan dengan jumlah yang sangat sedikit.
Kandungan pengobatan dengan minyak essensial ini bisa membuat rileks, bersemangat, menguatkan dan menenangkan. Minyak essensial biasanya diserap melalui kulit atau dihirup.
Minyak essensial bisa digunakan untuk mandi dengan menambahkan 10 tetes minyak ke dalam bak mandi. Sebagai body lotion bisa menambahkan 5 tetes minyak essensial. Sebagai pelembab wajah ditambahkan 2 tetes minyak essensial. Untuk pijat bisa ditambahkan 10-12 tetes minyak essensial. Sebagai pengharum udara bisa tambahkan 2 tetes ke dalam 150 ml air hangat dalam botol spray.
Berikut beberapa jenis minyak essensial dan kegunaannya seperti dikutip dari Health24 :
1. Camomile, bisa membuat rileks dan menenangkan serta menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan penuaan.
2. Clary sage, bisa menenangkan dan untuk menguatkan serta membersihkan pikiran.
3. Cypress, bisa untuk revitalisasi, obat pengkelat, untuk menghilangkan bengkak, mengurangi sakit kram pada saat menstruasi, tapi sebaiknya hindari pada 1-3 bulan masa kehamilan.
4. Eucalyptus, bisa digunakan untuk antiseptik, obat bengkak dan membantu masalah pernafasan.
5. Grapefruit, bisa digunakan untuk refreshing, detoksifikasi, pembersih, untuk melegakan saraf, dan merilekskan otot.
6. Jasmine, bisa digunakan untuk menenangkan, aprodisiak, antidepresi, tapi sebaiknya tidak digunakan selama kehamilan dan jika kulit sensitif.
7. Lavender, bisa digunakan untuk antiseptik, menenangkan dan melegakan.
8. Lemon, bisa melegakan, memberi semangat, menyegarkan serta meningkatkan mood.
9. Mandarin, bisa menenangkan, merilekskan, memberikan sensasi kedamaian dan bisa digunakan oleh anak-anak.
10. Pepermint, bisa digunakan sebagai antiseptik, stimulan dan menghilangkan nyeri.
11. Sandalwood, bisa digunakan sebagai penyeimbang, aprodisiak, antiseptik, untuk mengobati batuk dan radang tenggorokan.
12. Tea Tree, bisa digunakan sebagai antibakteri, antivirus, antijamur, mengontrol ketombe dan mengatasi masalah kulit.
Penggunaan minyak essensial juga tidak boleh sembarangan. Berikut tips aman menggunakan minyak essensial:
1. Simpan semua minyak essensial dalam botol gelap dan jangan terkena panas, matahari dan sinar secara langsung, karena bisa merusak komposisi minyak essensial.
2. Minyak essensial hanya digunakan sebagai obat luar bukan untuk diminum atau dimakan.
3. Jangan sampai terkena mata, jika terkena mata maka bilas dengan susu atau minyak sayur dan segera periksakan ke dokter.
4. Banyak minyak essensial yang sensitif terhadap cahaya, yang berarti bisa menimbulkan reaksi dengan kulit jika terkena sinar matahari, maka jangan menggunakan minyak essensial jika akan keluar rumah.
5. Beberapa minyak essensial mungkin menyebabkan iritasi kulit, hentikan jika terjadi iritasi.
6. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
7. Minyak essensial biasanya bersifat mudah meledak karena itu jauhkan dari sumber api seperti lilin, ataupun barang yang menimbulkan api.
8. Ibu hamil sebaiknya tidak menggunakan minyak essensial tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
9. Pijat aromaterapi tidak diizinkan untuk orang yang sakit atau pernah mengalami patah tulang.
Sumber : detik.com
Rabu, 18 Januari 2012
Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Dengan Aroma Terapi
Kehamilan adalah bagian dari perjalanan hidup yang sangat berarti bagi seorang wanita. Meskipun waktunya hanya 9 bulan, namun banyak sekali pengalaman yang patut dikenang selamanya. Terkadang ada yang menyenangkan, ada pula yang “sulit” sehingga beberapa wanita merasakan trauma untuk hamil lagi nantinya.
Kebanyakan wanita memiliki feeling atas datangnya kehamilan. Misalnya saja dengan telatnya kedatangan “sang tamu”, sindrom mual di pagi hari, dan lebih sering buang air kecil. Akan tetapi feeling ini tetap harus dikuatkan dengan menjalani pemeriksaan menggunakan alat tes kehamilan. Bila tes tersebut menunjukkan hasil yang positif, anda akan segera beranjak untuk memeriksakan kandungan secara intensif ke dokter. Lalu, dokter tersebut akan melakukan pemeriksaan yang lebih intensif dan menyatakan anda benar-benar hamil. Saat itu, anda pasti akan merasa sangat gembira sampai-sampai ingin mengabarkannya pada semua orang.
Proses kehamilan seorang wanita tak akan lepas dengan berbagai masalah fisik dan emosi. Problem yang sering menyerang fisik calon ibu adalah sakit pinggang, sakit punggung, kram, dan lain-lain. Belum lagi masalah emosi. Calon ibu sering mengalami stres karena memikirkan proses persalinan yang akan dihadapi, kesehatan bayi, dan beberapa hal lainnya. Masalah-masalah seperti ini dtidak boleh diabaikan karena akan berdampak pada calon bayi nanti.
Masalah-masalah dalam proses kehamilan tentunya dapat diatasi dengan berbagai cara. Salan satunya adalah dengan menjalankan natural therapy. Aromaterapi merupakan salah satu terapi alami yang sangat membantu calon ibu saat menjalani proses kehamilannya. Aromaterapi ini menggunakan beberapa minyak esensial yang berguna bagi calon ibu.
Calon ibu biasanya menyukai Aromaterapi. Terapi ini mampu mendatangkan perasaan rileks dan nyaman sehingga mampu mengatasi perubahan emosi saat hamil. Selain itu, sedikit pijat mampu menghilangkan sakit pinggang, kelelahan, dan masalah fisik lainnya. Yang patut diperhatikan dalam penggunaan minyak esensial adalah berkisar pada kapan dan bagaimana. Kesalahan pemakaian bukannya berdampak positif malah akan membahayakan keselamatan janin. Untuk mengindari kemungkinan terburuk, calon ibu tidak dianjurkan menggunakan minyak esensial saat kehamilan menginjak usia 1-3 bulan.
Rina Purwani, penulis buku Aromaterapi Sahabat Calon Ibu, menerangkan bahwa minyak esensial yang kurang aman dipakai saat kandungan berusia kurang dari 3 bulan disebabkan efek emmenagoguic. Minyak ini mampu mendatangkan mestruasi dan dipakai untuk menangani wanita yang mempunyai masalah datang bulan. Beberapa minyak yang termasuk dalam katagori ini antara lain annised, basil, clary, bay, caraway, cedarwood atlas, cedarwood virginian,cypress, fennel bitter, fennel sweet, lavender, marjoram, nutmeg, peppermint, rose otto, rose cabbage, rosemary,dan jasmine. Akan tetapi bukan berarti minyak tersebut tidak akan digunakan sama sekali saat kehamilan. Menginjak usia 7 bulan, praktisi aroma terapi akan menggunakan minyak-minyak tersebut untuk membantu proses persalinan. Minyak tersebut ternyata mampu merangsang kontraksi apabila waktu bersalin sudah lewat, mengurangi rasa sakit, dan memperlancar keluarnya air susu. Sekali lagi, aturan penggunaan Aromaterapi harus selalu diperhatikan agar khasiatlah yang didapatkan, bukan malah bencana.
Minyak esensial yang aman bagi calon ibu yang usia kandungannya antara 4-7 bulan ada beberapa macam. Misalnya bergamot, coriander seed, grapefruit, lemon, neroli, rosewood, orange, ginger, geranium, tea tree, cardamom, dan palmarosa. Minyak yang bisa dipakai sebagai tambahan misalnya eucalyptus. Selain itu ada pula minya yang bisa dipakai saat terjadi kontraksi dini (premature contraction). Misalnya, bitter orange, chamomile german, chamomile roman, petigrain, dan ylang ylang.
Problem yang sangat sering melanda ibu hamil adalah morning sickness. Istilah gampangnya adalah mual dan muntah di pagi hari. Keadaan ini dimulai saat kehamilan menginjak usia 3 bulan dan baru akan berhenti pada bulan keempat atau kelima. Masalah ini tentu sangat mengganggu. Seorang calon ibu akan kehilangan berat badan secara cepat jika berlangsung terus-terusan. Bukan hanya itu, asupan gizi yang diterima oleh ibu dan calon bayi tentu sangat sedikit. Jika tidak segera diatasi, calon bayi akan mengalami gangguan perkembangan dan kondisi ibu pun berbahaya.
Mengatasi morning sickness bukan hal yang mudah. Apalagi memang bawaannya mual terus. Akan tetapi calon ibu harus berusaha mengatasi. Cara yang bisa dilakukan misalnya makan sesering mungkin tapi dengan porsi yang sedikit. Hal ini harus dilakukan agar tetap ada asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, Aromaterapi ternyata mampu menjadi solusi. Gunakan satu tetes minyak esensial cardamom pada saputangan dan dihirup untuk mengurangi rasa mual. Selain itu, teteskan ginger 2 tetes, lemongrass 1 tetes, dan mandarin 3 tetes pada cawan pembakaran minyak esensial.
Masalah lain yang menyerang ibu hamil adalah sakit pinggang. Hal ini biasanya terjadi saat kandungan mulai membesar. Akibatnya postur tubuh berubah menjadi sedikit membungkuk. Posisi ini tentu sangat melelahkan. Masalah ini dapat diatasi dengan ramuan minyak pijat. Ramuan ini dibuat dari lavender 15 tetes, sandalwood 5 tetes, chamomile german 5 tetes, dan 50 ml minyak dasar sweet almond atau grapeseed. Gunakan ramuan ini untuk pijat dan diamkan kurang lebih 4 jam.
Proses kehamilan memang memiliki berbagai masalah ibarat sisi mata uang. Namun masalah ini bukanlah halangan untuk memperoleh keturunan. Semua harus diatasi dengan cara yang aman. Dengan begitu, sesuai dengan lirik lagu Teungku Wisnu dan Shireen Sungkar agar bayi lahir sehat dan ibu selamat.
Sumber: _http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2011/12/31/menjaga-kondisi-calon-ibu-dengan-aromaterapi/
Kebanyakan wanita memiliki feeling atas datangnya kehamilan. Misalnya saja dengan telatnya kedatangan “sang tamu”, sindrom mual di pagi hari, dan lebih sering buang air kecil. Akan tetapi feeling ini tetap harus dikuatkan dengan menjalani pemeriksaan menggunakan alat tes kehamilan. Bila tes tersebut menunjukkan hasil yang positif, anda akan segera beranjak untuk memeriksakan kandungan secara intensif ke dokter. Lalu, dokter tersebut akan melakukan pemeriksaan yang lebih intensif dan menyatakan anda benar-benar hamil. Saat itu, anda pasti akan merasa sangat gembira sampai-sampai ingin mengabarkannya pada semua orang.
Proses kehamilan seorang wanita tak akan lepas dengan berbagai masalah fisik dan emosi. Problem yang sering menyerang fisik calon ibu adalah sakit pinggang, sakit punggung, kram, dan lain-lain. Belum lagi masalah emosi. Calon ibu sering mengalami stres karena memikirkan proses persalinan yang akan dihadapi, kesehatan bayi, dan beberapa hal lainnya. Masalah-masalah seperti ini dtidak boleh diabaikan karena akan berdampak pada calon bayi nanti.
Masalah-masalah dalam proses kehamilan tentunya dapat diatasi dengan berbagai cara. Salan satunya adalah dengan menjalankan natural therapy. Aromaterapi merupakan salah satu terapi alami yang sangat membantu calon ibu saat menjalani proses kehamilannya. Aromaterapi ini menggunakan beberapa minyak esensial yang berguna bagi calon ibu.
Calon ibu biasanya menyukai Aromaterapi. Terapi ini mampu mendatangkan perasaan rileks dan nyaman sehingga mampu mengatasi perubahan emosi saat hamil. Selain itu, sedikit pijat mampu menghilangkan sakit pinggang, kelelahan, dan masalah fisik lainnya. Yang patut diperhatikan dalam penggunaan minyak esensial adalah berkisar pada kapan dan bagaimana. Kesalahan pemakaian bukannya berdampak positif malah akan membahayakan keselamatan janin. Untuk mengindari kemungkinan terburuk, calon ibu tidak dianjurkan menggunakan minyak esensial saat kehamilan menginjak usia 1-3 bulan.
Rina Purwani, penulis buku Aromaterapi Sahabat Calon Ibu, menerangkan bahwa minyak esensial yang kurang aman dipakai saat kandungan berusia kurang dari 3 bulan disebabkan efek emmenagoguic. Minyak ini mampu mendatangkan mestruasi dan dipakai untuk menangani wanita yang mempunyai masalah datang bulan. Beberapa minyak yang termasuk dalam katagori ini antara lain annised, basil, clary, bay, caraway, cedarwood atlas, cedarwood virginian,cypress, fennel bitter, fennel sweet, lavender, marjoram, nutmeg, peppermint, rose otto, rose cabbage, rosemary,dan jasmine. Akan tetapi bukan berarti minyak tersebut tidak akan digunakan sama sekali saat kehamilan. Menginjak usia 7 bulan, praktisi aroma terapi akan menggunakan minyak-minyak tersebut untuk membantu proses persalinan. Minyak tersebut ternyata mampu merangsang kontraksi apabila waktu bersalin sudah lewat, mengurangi rasa sakit, dan memperlancar keluarnya air susu. Sekali lagi, aturan penggunaan Aromaterapi harus selalu diperhatikan agar khasiatlah yang didapatkan, bukan malah bencana.
Minyak esensial yang aman bagi calon ibu yang usia kandungannya antara 4-7 bulan ada beberapa macam. Misalnya bergamot, coriander seed, grapefruit, lemon, neroli, rosewood, orange, ginger, geranium, tea tree, cardamom, dan palmarosa. Minyak yang bisa dipakai sebagai tambahan misalnya eucalyptus. Selain itu ada pula minya yang bisa dipakai saat terjadi kontraksi dini (premature contraction). Misalnya, bitter orange, chamomile german, chamomile roman, petigrain, dan ylang ylang.
Problem yang sangat sering melanda ibu hamil adalah morning sickness. Istilah gampangnya adalah mual dan muntah di pagi hari. Keadaan ini dimulai saat kehamilan menginjak usia 3 bulan dan baru akan berhenti pada bulan keempat atau kelima. Masalah ini tentu sangat mengganggu. Seorang calon ibu akan kehilangan berat badan secara cepat jika berlangsung terus-terusan. Bukan hanya itu, asupan gizi yang diterima oleh ibu dan calon bayi tentu sangat sedikit. Jika tidak segera diatasi, calon bayi akan mengalami gangguan perkembangan dan kondisi ibu pun berbahaya.
Mengatasi morning sickness bukan hal yang mudah. Apalagi memang bawaannya mual terus. Akan tetapi calon ibu harus berusaha mengatasi. Cara yang bisa dilakukan misalnya makan sesering mungkin tapi dengan porsi yang sedikit. Hal ini harus dilakukan agar tetap ada asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, Aromaterapi ternyata mampu menjadi solusi. Gunakan satu tetes minyak esensial cardamom pada saputangan dan dihirup untuk mengurangi rasa mual. Selain itu, teteskan ginger 2 tetes, lemongrass 1 tetes, dan mandarin 3 tetes pada cawan pembakaran minyak esensial.
Masalah lain yang menyerang ibu hamil adalah sakit pinggang. Hal ini biasanya terjadi saat kandungan mulai membesar. Akibatnya postur tubuh berubah menjadi sedikit membungkuk. Posisi ini tentu sangat melelahkan. Masalah ini dapat diatasi dengan ramuan minyak pijat. Ramuan ini dibuat dari lavender 15 tetes, sandalwood 5 tetes, chamomile german 5 tetes, dan 50 ml minyak dasar sweet almond atau grapeseed. Gunakan ramuan ini untuk pijat dan diamkan kurang lebih 4 jam.
Proses kehamilan memang memiliki berbagai masalah ibarat sisi mata uang. Namun masalah ini bukanlah halangan untuk memperoleh keturunan. Semua harus diatasi dengan cara yang aman. Dengan begitu, sesuai dengan lirik lagu Teungku Wisnu dan Shireen Sungkar agar bayi lahir sehat dan ibu selamat.
Sumber: _http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2011/12/31/menjaga-kondisi-calon-ibu-dengan-aromaterapi/
Langganan:
Postingan (Atom)